Home » All posts
Tuesday, June 19, 2012
Rangkuman Dioda Pemancar Cahaya (LED)
9:03 PM Unknown
Dioda pemancar cahaya (LED) adalah sebuah semikonduktor sumber cahaya. LED
digunakan sebagai lampu indikator di banyak perangkat, dan semakin digunakan
untuk pencahayaan. Diperkenalkan sebagai komponen elektronik praktis pada tahun
1962, yang dipancarkan LED awal lampu merah rendah intensitas, tapi versi
modern tersedia seluruh panjang gelombang seperti, ultraviolet dan inframerah,
dengan kecerahan yang sangat tinggi. Tuesday, June 5, 2012
Soal UTS Mata Kuliah Probabilitas dan Statistika JTE
9:25 PM Unknown
2. Ada tiga mangkuk berisi kelereng dua warna seperti pada gambar. Seseorang
dengan mata tertutup kemudian memindahkan satu kelereng dari mangkuk pertama ke
mangkuk kedua, dan dari mangkuk kedua ke mangkuk ketiga lalu mengambil satu
kelereng dari mangkuk ketiga secara acak. Kelereng warna apakah yang paling
mungkin terambil dari mangkuk ketiga? Hitung probabilitasnya?Wednesday, May 30, 2012
(Makalah KWN) Rendahnya Kualitas Pendidikan Di Wilayah Pedesaan Indonesia
11:25 AM Unknown
Sekarang
ini kita mengetahui bahwa tingkat kemakmuran dan kesejahteraan di negara kita
masih tertinggal atau dalam kata lain relatif rendah dibandingkan negara -
negara ASEAN lainnya. Dapat kita lihat bahwa tingkat kemiskinan di Indonesia pada
2011 lalu, Badan Pusat Statistik mengungkapkan, jumlah orang miskin di
Indonesia adalah 30,02 juta jiwa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 18,97 juta
berada di perdesaan, dan 11,05 juta berada di perkotaan.How Hydropower Plants Work (Bahasa Inggris Teknik)
11:06 AM Unknown
- Dam - Most hydropower plants rely on a dam that holds back water, creating a large reservoir. Often, this reservoir is used as a recreational lake, such as Lake Roosevelt at the Grand Coulee Dam in Washington State.
- Intake - Gates on the dam open and gravity pulls the water through the penstock, a pipeline that leads to the turbine. Water builds up pressure as it flows through this pipe.
- Turbine - The water strikes and turns the large blades of a turbine, which is attached to a generator above it by way of a shaft. The most common type of turbine for hydropower plants is the Francis Turbine, which looks like a big disc with curved blades. A turbine can weigh as much as 172 tons and turn at a rate of 90 revolutions per minute (rpm), according to the Foundation for Water & Energy Education (FWEE).
- Generators - As the turbine blades turn, so do a series of magnets inside the generator. Giant magnets rotate past copper coils, producing alternating current (AC) by moving electrons. (You'll learn more about how the generator works later.)
- Transformer - The transformer inside the powerhouse takes the AC and converts it to higher-voltage current.
- Power lines - Out of every power plant come four wires: the three phases of power being produced simultaneously plus a neutral or ground common to all three. (Read How Power Distribution Grids Work to learn more about power line transmission.)
- Outflow - Used water is carried through pipelines, called tailraces, and re-enters the river downstream.
Tuesday, May 29, 2012
Buku Mata Kuliah KWN Jurusan Teknik Elektro Unila
9:09 PM Unknown
Ada kalangan yang berpendapat bahwa tanggal 1 Juni 1945 bukannya merupakan hari lahir Pancasila oleg Soekarno dengan pidatonya di depan BPUPKI tentang dasar filsafat negara (weltanschauung): melainkan tanggal tersebut adalah hari “dilahirkannya” Pancasila. Pendapat ini sesuai belaka dengan pidato Soekarno sendiri tatkala menerima gelsr Doktor Honoris Causa di UGM 19 Desember 1951 dimana Promotor Prof.Mr. Notonagoro menegaskan bahwa “Paduka yang mulia adalah pencipta Pancasila”.
Soekarno dalam pidato sambutan penganugerahan gelar doktor tersebut menyatakan bahwa beliau hanyalah sekedar seorang “penggali pengutara dari pancasila”. Dalam kursus Pancasila tahun 1959 di Istana Negara Jakarta Soekarno menyatakan bahwa sila-sila Pancasila itu sudah terkandung selama ribuan tahun dalam kebudayaan bangsa, sejak saf-saf budaya pra-Hindu,Hindu-Budha, dan Islam.
Dengan demikian jelaslah bahwa
lahirnya Pancasila itu sebagaiu jawaban atas pertanyaan Ketua BPUPKI (Badan
Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Keerdekaan Indonesi). “Negara yang akan kita
dirikan itu apa dasarnya?’ – Merupakan proses Genial anak bangsa, Soekarano.
Memang pada orde baru ada pembelokan sejarah lahirnya Pancasila dengan
menambahkan nama Moh. Yamin dan Soepomo, akan tetapi setelah oleh Ananda
B.Kusuma, peneliti Universitas Indonesia terbukti bahwa hanya Soekarnolah yang
mengusulkan dasar Pancasila pada tanggal 1 Juni 1945. Pancasila hasil pemikiran
Soekarno kemudian diterima sebagai bahan dasar oleh panitia kecil yang dibentuk
oleh BPUPKI, menghasilkan “Piagam Jakarta” pada tanggal 22 Juni 1945, dan
dengan koreksi pada “tujuh kata” sila pertama, Pancasila termaktub dalam
pembukuan Undang-undanf Dasar 1945 sebagai dasar gilsafat negra Indonesia.Dengan itu maka Pancasila sekaligus berfungsi selaku ideologi negara sejalan dengan pemikiran A.M.W. Pranarka (1985) tentang triade pancasila : sebagai pandangan hidup, sebagai dasar negara dan sebagai ideologi nasional. Pancasial sebagai pandangan hidup memiliki matra filosofis, sebagai dasar negar memiliki matra hukum knegaraan dan sebagai ideologi nasional memiliki matra praksis sebagai program aksi guna menjaga, mengelola dan memperjuangkan kepentingan nasional yang dinyatakan dengan Proklamasi Kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1945, yakni merdeka, berdaulat, bersatu, adil dan makmur.
Fungsi Pancasila sebagai ideologi dalam pada itu agak dilematis begitu negara dan bangsa ini memasuki kurun reformasi yang membawa akibat berhentinya Presiden Suharto pada 21 mei 1998. Dalam sambutan wisuda awal mei 2006 Rektor UGM Sofian Efendi mengecam perilaku elite politik yang “meluluhlantakan” Undang-undang Dasar 1945 dengan amandemen-amandemen yang “kebablasan”. Berulang kali ia melemparkan ualang wacana arti penting Pancasila sebagai ideologi negara, sementara dilain pihak selama sewindu era reformasi yang penuh keleluasaan ini tampak emacam arus “Pancasila-Phobia” begitu mencolok.

